DIKLAT KURTILAS DAN UJIKOM Teknik Komunikasi dan Informatika Angkatan 3

Pelaksanaan Diklat implementasi Kurikulum 2013 dan Uji Kompetensi Angkatan Ke-3 untuk Jurusan Teknik Komunikasi dan Informatika dilaksanakan di PPPPTK BMTI Cimahi pada tanggal 06 – 18 Oktober 2014..

kurtilas_ujikom

Kisah Mualaf Inggris, Perceraian Tak Membuatnya Meninggalkan Islam

Jumat, 14/01/2011 00:12 WIB | email | print | share

Pekan kemarin media massa internasional memberitakan bahwa jumlah mualaf di Inggris meningkat pesat, meski agama Islam di negeri itu, seperti umumnya di negara-negara Barat, digambarkan secara negatif dan masih menjadi target kecurigaan masyarakat.

Sensus yang pernah dilakukan di seluruh wilayah Kerajaan Inggris menyebutkan bahwa pertambahan mualaf antara 14.000 sampai 25.000 orang. Tapi sebuah studi terbaru yang dilakukan lembaga think-tank lintas agama Faith Matters menyebutkan bahwa jumlah mualaf di Inggris lebih besar dari estimasi selama ini. Menurut lembaga itu, jumlah mualaf di Inggris mencapai 100.000 orang, dimana setiap tahunnya dipekirakan ada 5.000 warga Inggris yang menjadi orang Islam baru atau mualaf.

Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan jumlah orang yang menjadi mualaf setiap tahunnya di Jerman dan Perancis. Di kedua negara tersebut, diperkirakan hanya 4.000 orang yang mengucapkan syahadat.setiap tahunnya.

Yang unik dari catatan mualaf di Inggris, kebanyakan dari mereka ternyata kaum perempuan. Salah satu dari perempuan Inggris yang memilih jalan Islam itu adalah Chaterine Heseltine, seorang pengajar di sebuah sekolah perawat di London Utara. Meski ia masuk Islam karena menikah dengan seorang pemuda muslim, Heseltine mempelajari Islam dengan serius. Ketika perkawinannya kandas, Heseltine tetap teguh dengan keislamannya. Ia mengakui bahwa agama Islam telah memberikan arah serta tujuan bagi kehidupannya sekarang, dan Heseltine pun tidak segan-segan mematuhi ajaran Islam untuk menutup aurat, mengenakan jilbab.

Heseltine terbilang masih muda, usianya baru 31 tahun. Ia dibesarkan di London Utara dalam keluarga yang tidak pernah mengajarkannya untuk menjalankan ajaran agama apapun. Heseltine lebih memilih menjadi seorang penganut agnostik, sampai akhirnya ia mengenal Islam dan mulai mempelajarinya karena rasa ingin tahu.

“Kalau Anda bertanya saat usia saya masih 16 tahun, apakah saya mau menjadi seorang muslim, saya akan menjawab ‘tidak, terima kasih.’ Saat itu saya sedang senang-senangnya minum-minum, berpesta dan keluyuran bersama teman-teman,” kenang Heseltine tentang masa remajanya.

“Dibesarkan di London Utara, kami tidak pernah menjalankan ibadah agama di rumah; Saya selalu berpikir bahwa agama itu kuno dan sudah tidak relevan lagi,” ujarnya.

Heseltine lalu bertemu dengan seorang pemuda muslim yang dipanggilnya Syed. Pemuda muslim–yang kini menjadi suaminya–inilah yang mengubah semua pandangannya tentang agama. “Dia masih muda, seorang muslim, percaya pada Tuhan. Yang membedakannya dengan anak-anak muda lainnya, dia tidak minum mimuman keras,” tutur Heseltine tentang Syed.

Ia melanjutkan, “Sebelum bertemu Syed, saya hampir tidak pernah menanyakan apa yang saya yakini dalam hati. Saya memilih menjadi seorang agnostik.”

Heseltine dan Syed akhirnya saling jatuh cinta. Namun Heseltine segera menyadari, bagaimana ia bisa hidup bersama kelak jika Syed seorang muslim dan dirinya bukan muslim. Sejak itulah mulai tumbuh rasa ingin tahu Heseltine soal Islam dan ia mulai membaca buku-buku tentang Islam, termasuk membaca terjemahan Al-Quran.

“Awalnya, Al-Quran hanya membuat saya tertarik di tingkat intelektualnya saja, belum menyentuh sisi emosional dan spiritual saya. Saya mengagumi penjelasan dalam Al-Quran tentang alam semesta. Saya kagum bahwa 1.500 tahun lalu, Islam telah memberikan hak-hak pada perempuan, yang tidak dimiliki perempuan di Barat,” imbuh Heseltine.

“Agama bukan isu yang ‘keren’ untuk dibicarakan, saya berusaha tetap menjaga minat saya pada Islam selama tiga tahun. Tapi di tahun pertama kuliah, saya dan Syed memutuskan untuk menikah, dan saya tahu inilah saatnya saya mengatakannya pada kedua orang tua saya,” sambungnya.

Kedua orang tua Heseltine tidak terlalu antusias mendengar rencana pernikahan itu. Mereka mengungkapkan kekhawatirannya jika puterinya menikah, lalu menjadi seorang muslimah. Orang tua Heseltine membayangkan hal-hal negatif tentang posisi perempuan dalan rumah tangga muslim. “Tidak bisakah kau hidup bersama dulu (tanpa ikatan pernikahan)?” Ibu Heseltine malah menyarankan “tradisi” yang oleh masyarakat Barat sudah menjadi hal yang lazim.

“Tak seorang pun menyadari betapa seriusnya saya untuk pindah agama. Banyak orang mengira bahwa saya masuk Islam hanya untuk membuat senang keluarga Syed, bukan karena saya meyakini agama itu,” tutur Heseltine.

Heseltine dan Syed tetap menikah dengan adat Bengali. Mereka lalu tinggal di sebuah flat. Di awal menikah, Heseltine belum terpikr untuk mengenakan jilbab, ia hanya mengenakan bandana atau topi. Pelan-pelan, Heseltine memulai cara hidup yang islami. “Saya ingin orang menilai dari intelijensia dan karakter saya, bukan dari penampilan,” tukasnya.

Sebagai orang yang tidak pernah menjadi bagian komunitas agama, apalagi komunitas agama yang menjadi minoritas di negaranya, Heseltine mengakui harus melakukan penyesuaian diri yang besar. Beberapa temannya ada yang syok melihat Heseltine menjadi seorang muslimah, sebagian lagi bisa menerima ‘identitas’ barunya itu.

“Apa, tidak minum-minum, tidak pakai narkoba, tidak pacaran? Saya tidak bisa melakukannya,” kata seorang teman Heseltine yang syok mengetahui Heseltine sudah menganut agama Islam. Bukan cuma itu, butuh waktu bagi Heseltine untuk mengingatkan teman-temannya yang lelaki agar tidak lagi mencium pipinya saat bertemu. “Saya harus mengatakan, ‘maaf, ini soal menjadi seorang muslim’,” ungkapnya.

Seiring waktu berjalan, Heseltine malah lebih religius dibandingkan Syed, suaminya. Perbedaan-perbedaan pun mulai bermunculan. Pada akhirnya, Heseltine berpikir bahwa kehidupan perkawinan adalah sesuatu yang berat bagi Syed. Syed makin menjauh dan hubungannya dengan Heseltine makin renggang. Setelah tujuh tahun menikah, perceraian tak bisa dicegah lagi. Heseltine kembali ke orang tuanya.

“Ketika saya pulang ke rumah orang tua, semua orang sangat terkejut karena kemana-mana saya masih mengenakan jilbab. Tapi, jika ada satu hal yang memperkuat keimanan saya, saya merasakan sendiri menjadi seorang muslim yang independen, bebas dari bayang-bayang seorang Syed,” ujar Heseltine.

“Islam telah memberi saya tujuan dan arah kehidupan. Saya melibatkan diri dengan organisasi Muslim Public Affairs Committee dan ikut berkampanye melawan Islamofobia, melawan diskriminasi terhadap perempuan, berkampanye untuk mengentaskan kemiskinan, juga berkampanye untuk mendukung rakyat Palestina.”

“Ketika banyak orang menyebut kami ‘ekstrimis’, saya hanya berpikir sebutan itu sangat konyol. Banyak persoalan dalam komunitas Muslim, tapi kalau kita merasa tertekan, hal itu hanya akan mempersulit kita untuk maju,” papar Heseltine.

Ia menegaskan, sebagai seorang muslim, ia juga masih merasa sebagai bagian dari masyarakat Inggris. Butuh beberapa saat bagi Heseltine untuk menyesuaikan kedua identitas itu.

“Tapi sekarang, saya merasa percaya menjadi diri saya apa adanya. Saya bagian dari dua dunia itu dan tak seorang pun boleh merampas kedua dunia itu dari saya,” tandasnya.

Sumber : http://www.eramuslim.com/berita/dakwah-mancanegara/kisah-mualaf-inggris-perceraian-tak-membuatnya-meninggalkan-islam.htm

Wasiat Dahsyat Penolak Kefakiran

Islam itu sangat solutif, berbahagialah bila engkau seorang muslim, apalagi seorang muslim itu adalah enterpreuner (red. Pengusaha), kalaulah dia yakin akan jalannya, untuk berjihad di dunia melalui bisnis, tentulah dia memiliki dua ujung mata pedang dalam langkah perjuangannya, yaitu pertama : Ikhtiar yang sungguh sungguh dalam menjemput rezeki, dan kedua : Kekuatan amalan ibadah dan doa.

Kedua mata pedang tersebut saling menguatkan, kedua mata pedang tersebut menambah kekuatan keyakinan hamba atas kekuasaan Yang Maha Kuasa. Logika bisnis dan usaha kadang-kala menjadi terbalik, bahkan hasil yang di raih pun seringkali ilmu matematika ataupun indikator ekonomi tak mampu menjangkau.

“Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak ada seorangpun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS 35:2)

“Katakanlah: Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang di kehendaki Nya di antara hamba-hambaNYA dan menyempitkan bagi (siapa yang di kehendakiNya). Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi Rezeki yang sebaik baiknya” (QS 34:39)

Pada saat krisis tiba, niscaya mereka para pribadi muslim haruslah merasa yakin dan tetap tenang. Mereka tidak gundah atas berita yang beredar di media masa, mereka tidak turut serta menggaungkan senandung yang sama dengan kaum yang lain , mereka punya sikap yang unik dan berbeda dengan kaum yang lain, alasannya karena mereka punya keyakinan yaitu mereka memiliki ALLAH, PEMILIK SEGALA KEPUTUSAN, PEMBERI REZEKI.

Seringkali ummat islam terlupakan adanya kekuatan ujung mata pedang yang kedua ini yaitu kekuatan amalan ibadah dan doa , sebahagian ummat islam sekarang cenderung mengikuti pola manajemen barat yang serba ‘sebab akibat’ secara rasional, yang tentunya paham barat tersebut telah nyata melupakan faktor Tuhan sebagai Penentu. Walaupun sebagian mereka berhasil dalam usahanya, maka hasil kerja yang di dapat paling tidak hanya memperbanyak digit nilai materi saja, dan hampa dalam nilai keimanan serta berpeluang hilang keberkahannya, ketahuilah bila niat dan hasilnya dasarnya sudah menyimpang , hasil itu semua kelak akan nihil di hadapan Allah.

Rugi sekali bagi seorang muslim, apalagi kalangan pengusaha muslim khususnya, bila meninggalkan kekuatan yang satu ini, mereka punya Allah, mereka punya peluang doanya terkabul, mereka memiliki kesempatan yang lebih baik di banding orang kafir, kenapa kita harus tunduk kepada yang lainnya, bahkan melemahkan diri?

Banyak sekali hadist Nabi maupun kisah sahabatnya yang memberikan gambaran bagaimana seorang muslim berdoa, kesemuanya merupakan karuniaNYA agar ummat islam khususnya para pengusahanya agar memiliki pegangan dan panduan dalam melangkah di kehidupan dunia ini, menjadi pengelana yang tak akan tersesat di antara ujian kehidupan berupa kelapangan maupun kesempitan.

…………

Adalah Abdullah bin Mas’ud , salah seorang sahabat dekat Rasul SAW. Di masa Khalifah Usman bin Affan, dia menderita sakit dan terbaring di atas tempat tidurnya, Khalifah usman menjenguknya dan menyaksikan Abdullah bin Mas’ud dalam keadaan sedih.

Usman : “Apa yang membuatmu sedih?”

Abdullah : “Dosa dosaku”

Usman : “Apa yang engkau inginkan dariku, aku akan penuhi?”

Abdullah : “Saya merindukan rahmat Allah”

Usman : “Jika engkau setuju, aku akan memanggilkan tabib”

Abdullah : “Tabib hanya membuatku sakit”

Usman : “Jika engkau tak keberatan, aku akan perintahkan bendaharaku untuk memberimu harta dari baitul mal”

Abdullah : “Ketika aku amat membutuhkannya, engkau tak memberiku sesuatu, dan sekarang tatkala aku sama sekali tak membutuhkannya, engkau hendak memberikan sesuatu!”

Usman : “Pemberian itu juga hadiah untuk putri putrimu”

Abdullah : “Mereka juga tak membutuhkan sesuatu, karena aku telah berwasiat kepada mereka untuk membaca surat Al Waqi’ah setiap malam, aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang membaca surat Al Waqi’ah setiap malam, maka dia tidak akan tertimpa kefakiran”

Nah, saudara muslimku, informasi ini sudah sampai kepada anda semua, jangan di sia-siakan , mari kita lakukan amalan ini, Insha Allah, kita mampu untuk tetap tegar dalam menghadapi ujian kehidupan ini dan niscaya Insha Allah, kefakiran pun tak akan hadir di hadapan kita semua. Dan berilah wasiat yang sama kepada orang orang yang anda cintai, agar mereka bisa seberuntung seperti yang di sabdakan Rasul SAW di atas. Amin.

Sumber : mmnasution@eramuslim.com

 

Beberapa Kebiasaan Baik yang Membuat Hidup Jadi Kaya

Sering kali kita berpikir, bagaimana caranya agar kita bisa kaya secara materil dengan waktu cepat, tapi sedikit di antara kita tidak memikirkan arti kaya yang sebenarnya, kebiasaan kita sangat menentukan arah yang akan kita lalui, ini sedikit motivasi buat anda sekalian yang semoga berguna buat yang membacanya:

1. Kebiasaan mengucap syukur

Ini adalah kebiasaan istimewa yang bisa mengubah hidup selalu menjadi lebih baik. Bahkan agama mendorong kita bersyukur tidak saja untuk hal-hal yang baik, tapi juga dalam kesussahan dan hari-hari yang buruk. Ada rahasia besar di balik ucapan syukur yang sudah terbukti sepanjang sejarah. Hellen Keller yang buta dan tuli sejak usia dua tahun, telah menjadi orang yang terkenal dan dikagumi di seluruh dunia. Salah satu ucapannya yang banyak memotivasi orang adalah, “Aku bersyukur atas cacat-cacat ini, aku menemukan diriku, pekerjaanku dan Tuhanku”. Memang sulit untuk bersyukur, namun kita bisa belajar secara bertahap. Mulailah mensyukuri kehidupan, mensyukuri berkat, kesehatan, keluarga, sahabat, dan sebagainya. Lama kelamaan Anda bahkan bisa bersyukur atas kesusahan dan situasi yang buruk.

2. Kebiasaan berpikir positif

Hidup kita dibentuk oleh apa yang paling sering kita pikirkan. Kalau selalu berpikiran positif, kita cenderung menjadi pribadi yang yang positif. Ciri-ciri dari pikiran yang positif selalu mengarah kepada kebenaran, kebaikan, kasih sayang, harapan dan suka cita. Sering-seringlah memantau apa yang sedang Anda pikirkan. Kalau Anda terbenam dalam pikiran negatif, kendalikanlah segera ke arah yang positif. Jadikanlah berpikir positif sebagai kebiasaan dan lihatlah betapa banyak hal-hal positif sebagai kebiasaan dan lihatlah betapa banyak hal-hal positif yang akan Anda alami.

3. Kebiasaan berempati

Kemampuan berhubungan dengan orang lain merupakan kelebihan yang dimiliki oleh banyak orang sukses. Dan salah satu unsur penting dalam berhubungan dengan orang lain adalah empati, kemampuan atau kepekaan untuk memandang dari sudut pandang orang lain. Orang yang empati bahkan bisa merasakan perasaan orang lain, mengerti keinginannya dan menangkap motif di balik sikap orang lain. Ini berlawanan sekali dengan sikap egois, yang justru menuntut diperhatikan dan dimengerti orang lain. Meskipun tidak semua orang mudah berempati, namun kita bisa belajar dengan membiasakan diri melakukan tindakan-tindakan yang empatik. Misalnya, jadilah pendengar yang baik, belajarlah menempatkan diri pada posisi orang lain, belajarlah melakukan apa yang Anda ingin orang lain lakukan kepada Anda, dan sebagainya.

4. Kebiasaan mendahulukan yang penting

Pikirkanlah apa saja yang paling penting, dan dahulukanlah. Jangan biarkan hidup Anda terjebak dalam hal-hal yang tidak penting sementara hal-hal yang penting terabaikan. Mulailah memilah-milah mana yang penting dan mana yg tidak, kebiasaan mendahulukan yang penting akan membuat hidup Anda efektif dan produktif dan meningkatkan citra diri Anda secara signifikan.

5. Kebiasaan bertindak

Bila Anda sudah mempunyai pengetahuan, sudah mempunyai tujuan yang hendak dicapai dan sudah mempunyai kesadaran mengenai apa yang harus dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah bertindak. Biasakan untuk mengahargai waktu, lawanlah rasa malas dengan bersikap aktif. Banyak orang yang gagal dalam hidup karena hanya mempunyai impian dan hanya mempunyai tujuan tapi tak mau melangkah.

6. Kebiasaan menabur benih

Prinsip tabur benih ini berlaku dalam kehidupan. Pada waktunya Anda akan menuai yang Anda tabur. Bayangkanlah, betapa kayanya hidup Anda bila Anda selalu menebar benih ‘kebaikan’. Tapi sebaliknya, betapa miskinnya Anda bila rajin menabur keburukan.

7. Kebiasaan hidup jujur

Tanpa kejujuran, kita tidak bisa menjadi pribadi yang utuh, bahkan bisa merusak harga diri dan masa depan Anda sendiri. Mulailah membiasakan diri bersikap jujur, tidak saja kepada diri sendiri tapi juga terhadap orang lain. Mulailah mengatakan kebenaran, meskipun mengandung resiko. Bila Anda berbohong, kendalikanlah kebohongan Anda sedikit demi sedikit.

sumber : zona-orang-gila.blogspot.com

TOURING I

Setelah beberapa bulan mengendarai my cute Thundie 125 yang katanya super irit ini, membuat penasaran untuk mencoba membawanya ke luar kota. Ku persiapkan semuanya mulai dengan modif sederhana, karena motor ini bekas ya aku cari barang2 modifannya juga bekas biar ngga terlalu berkelas karena tema-nya sederhana gitu loch.. 😀 (padahal kagak ada duitnya.. xiixixixixi)

Kondisi motor semua original belum ada yang namanya penggantian cdi ataupun bore up untuk menambah performa. Hanya tinggal bagasi belakang aza yang belum dipasang, aku coba pake bagasi klasik berbentuk kotak dengan diikat menggunakan tali rapia (hahahahaaa… yang gituan kok bagasi). Setelah pengecekan mesin dan ganti oli barulah mempersiapkan diri untuk keberangkatan. Persiapan keberangkatan meliputi penggunaan jaket kulit, celana jeans, syal, sarung tangan dan helm SNI. Pokoke stile turing lah, cuman yang salah adalah menggunakan sepatu olah raga yang ada talinya. Kenapa salah?? Ya jelas saat over gigi, talinya sering tersangkut jadi mengurangi konsentrasi.. Dari itu semua yang paling penting adalah persiapan mental karena perjalanan dilakukan sendirian alias tanpa teman ataupun komunitas..

Setelaah semuanya disiapkan barulah berangkat. Dari rumah berangkat pada pukul 05.50 WIB, kemudian karena kondisi tangki bensin sekitar 2 atau 3 liter di jalan pasteur mengisi Pertamax sebanyak 50rb (+ 7,5 liter) ya total di tangki sekitar 10 literan lah. Kota tujuan adalah Kota Serang dimana istri dan anakku tinggal bersama mertua disana. Jalur yang dilalui adalah Pasteur-Cimahi-Padalarang-Cianjur-Cipanas-Puncak-Tajur-Bogor-Leuwiliang-Jasinga-Kopo-Maja-Cisoka-Cikande-Ciruas-Serang. Tiba di Kota Serang pada pukul 12.20 dengan total perialanan lebih kurang 260Km dan kondisi bensin masih sekitar 4 atau 5 liter lagi karena masih bisa digunakan untuk berkeliling kota serang. Aku baru ngisi bensin lagi (Pertamax) pada saat perjalanan pulang menuju Bandung yaitu di cikande diisi dengan jumlah yang sama yaitu 50rb, ajalur yang dilalui masih sama and sesampainya di Bandung, kondisi motor ok dan bensin masih ada setengahnya lagi.. mmmmm.. memang benar2 irit neh motor.

Begitulah cerita hasil uji coba My Cute Thundie 125 yang super irit…. Nantikan indahnya cerita selama perjalanan di Touring II.. hehehe…

Obama bukan Warga AS

Obama bukan Warga AS, Ide Israel? Washington – Barack Hussein Obama sepertinya belum bisa duduk tenang di singgasananya di Gedung Putih. Isu bahwa dia bukanlah warga negara Amerika Serikat membuat posisinya sebagai Presiden AS bisa dianggap tidak sah. Israel dikabarkan menjadi ‘otak’ di belakang kelompok yang mengembuskan isu itu. Kenapa? Sebuah kelompok bersuara lantang yang dikenal dengan sebutan Brithers akhir-akhir ini kembali menggaungkan isu yang menyatakan Obama tidak lahir di AS. Presiden pertama AS yang berkulit hitam itu, disebut lahir di Kenya, negara asal sang ayah. Jika benar demikian, maka dia bukanlah warga negara AS. Konsekuensinya posisinya sebagai Presiden AS bisa dibatalkan. Gelombang isu itu awalnya muncul selama kampanye presiden.

Namun baru mendapat perhatian lebih besar dari media pada musim panas. Sebab, di saat itu media sulit mendapatkan berita menarik, sebab sebagian besar warga AS disibukkan dengan liburannya masing-masing. Namun, tak urung isu itu membuat juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs menjadi jengah. Apalagi ketika seorang wartawan mendesaknya memberi penjelasan agar dapat membuat Brithers menghentikan isu tersebut. “Saya punya kabar buat mereka dan buat kita semua. Presiden dilahirkan di Honolulu, Hawaii. Negara bagian ke-50 negara terbesar di permukaan bumi. Dia seorang warga negara AS,” paparnya. Sekitar satu setengah tahun lalu, kata Gibbs, dia meminta sertifikat kelahiran Obama dimasukkan ke internet. Departemen Kesehatan Hawaii kemudian memperlihatkan salinan akta kelahiran Obama yang dipindai dan diunggah di internet.

Di situ dijelaskan bahwa Obama dilahirkan di Honolulu pukul 19.24 waktu setempat pada 4 Agustus 1961. Organisasi pengamat kebijakan publik di University of Pennsylvania, FactCheck.org, kemudian mengomentari gambar itu dan mengambil gambar akta kelahiran asli Obama. Hal ini demi menghentikan kontroversi tersebut. Organisasi itu menyimpulkan bahwa hal itu memenuhi semua syarat dari Departemen Luar Negeri untuk menyerahkan surat bukti kewarganegaraan AS. Kesimpulan organisasi itu, Obama dilahirkan di AS, sebagaimana selalu dikatakan Presiden AS ke-44 itu. FactCheck.org juga menyatakan ibu Obama adalah warga negara Amerika. Sementara ayahnya yang warga negara Kenya memasang iklan di salah satu surat kabar di Honolulu pada 13 Agustus 1961 guna mengumumkan kelahiran putra mereka. Sampai di sini masalah mungkin dianggap selesai.

Namun, bukan tidak mungkin jika suatu saat isu ini akan terus digulirkan secara masif. Isu ini pun sudah telanjur merebak. Sehingga, jika isu itu terus bergulir, tentu dapat meningkat menjadi isu nasional. Bahkan, bukan mustahil akan berdampak pada karier Obama sebagai presiden dan pemerintahan yang dibentuknya. Bisa jadi usia pemerintahan Obama putus di tengah jalan sebelum mencapai empat tahun. Hal ini, tentu saja jika tuduhan kelompok Brithers terbukti benar. Yang menjadi pertanyaan kemudian, siapa yang berniat ingin mendongkel Obama sebelum jabatannya selesai? Tertuduh utama tentu saja kubu kanan yang diwakili Partai Republik. Anggota Kongres dari Partai Republik Mike Castle bahkan secara terang-terangan tidak mempercayai akta kelahiran Obama itu. Begitu juga anggota Kongres dari Partai Republik lainnya John Campbell.

Namun, temuan terbaru ternyata cukup mengejutkan. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ditengarai berada di balik permainan isu tersebut. Apalagi karena hubungan mesra kedua negara itu akhir-akhir ini memang merenggang. Seorang jurnalis investigasi ternama AS, Wayne Madsen, Kamis (13/8) menyebutkan bahwa hal itu memang menjadi bagian dari strategi Netanyahu untuk menggoyang Obama. “Mudah bagi Netanyahu untuk mempermainkan masalah ini. Sepertinya dia mulai memainkan kartu politik dan menekan Obama. Dia berusaha agar popularitas tinggi Obama selama ini turun di mata rakyat AS,” paparnya Kenapa Netanyahu begitu ingin Obama jatuh? Sikap Obama terhadap Israel memang cenderung lebih keras dibandingkan George W Bush. Obama berkali-kali menegaskan agar Israel menghentikan proyek permukiman Yahudi di Tepi Barat, Palestina. Namun, Netanyahu tetap bergeming. Utusan khusus AS untuk Timur Tengah, George Mitchell, pun gagal membujuk perdana menteri beraliran ultranasionalis itu. Netanyahu merasa mampu melawan Obama. Sebab, dia merasa mendapat dukungan kuat dari lobi-lobi Yahudi di AS, terutama American Israel Public Affairs Committee (AIPAC). Ditambah lagi, karena selama ini tidak ada seorang pun Presiden AS yang berani menentang kebijakan dalam negeri Israel.

Peristiwa pembunuhan Abraham Lincoln pada 1865 dan Presiden John F Kennedy pada 1963 pun diduga terjadi akibat keberanian mereka menentang konspirasi Yahudi. Lincoln menolak dominasi pengusaha Yahudi Rocthsild dalam penanganan krisis keuangan AS seusai perang saudara utara-selatan (1861-1865) dan Kennedy menolak rencana pengembangan nuklir Israel. Lalu, bagaimana Obama? [P1]

Nusantara HK Mulkan at INILAH.COM

PCMAV 2.0b (Mei-Juni)

Pada rilis terbaru kali ini, PCMAV 2.0b mampu mengenali dan mengatasi 2720 virus beserta variannya yang banyak dilaporkan menyebar luas di Indonesia.

YANG BARU DI PCMAV 2.0.b

* IMPROVED! Ditambahkan database pengenal dan pembersih 60 virus lokal/ asing/varian baru yang dilaporkan menyebar di Indonesia. Total 2720 virus beserta variannya, termasuk virus Conficker yang canggih, yang banyak beredar di Indonesia telah dikenal di versi 2.0b ini oleh core engine PCMAV.
* BUG FIXED! Pada versi sebelumnya RTP berjalan kurang sempurna di Windows XP/Vista, yang pada beberapa kondisi hingga mengakibatkan beberapa aplikasi tidak dapat dijalankan dengan sempurna.
* BUG FIXED! Rutin scan memory tidak lagi gagal dalam mendeteksi beberapa virus jenis script.
* BUG FIXED! Engine heuristic kini lebih akurat dalam mendeteksi file yang dicurigai.
* NEW! Tambahan engine advanced heuristic yang dapat mendeteksi varian virus polymorphic yang banyak menyebar.
* BUG FIXED! Scan melalui klik-kanan “Scan with PCMAV” kini dapat diintegrasikan di Vista tanpa masalah.
* IMPROVED! Tampilan splash screen Cleaner dan RealTime Protector.
* BUG FIXED! Kesalahan deteksi (false alarm) heuristik pada beberapa program dan script.
* UPDATED! README.TXT
* IMPROVED! Perubahan beberapa nama virus mengikuti varian baru yang ditemukan.
* IMPROVED! Perbaikan beberapa minor bug dan improvisasi kode internal ntuk memastikan bahwa PCMAV tetap dapat menjadi antivirus kebanggaan Indonesia.

dikutif adri akhdian.wordpress.com

untuk download silahkan klik link ini
http://akhdian.wordpress.com/2009/05/07/download-pcmav-20b-mei-juni-2009/

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.