MUJAHID VS TERORIS

Serang, 9 November 2008

Inilah suasana minggu pagi di kota serang Banten, pagi itu cuaca di serang tidaklah panas seperti biasanya. Langit yang mendung sepanjang hari dan hawa yang tidak terlalu panas lebih memberikan dukungan pada masyarakat untuk berbondong-bondong menyaksikan kedatangan mayat sang “Teroris”. Mereka sangat penasaran untuk menyaksikan hal ini. Padahal hanyalah mayat yang sudah tidak berdaya upaya, apalagi kalo orangnya yang masih hidup, mungkin masyarakat akan lebih banyak lagi yang datang walaupun dengan rasa was-was takut terjadi sesuatu.

gambar10 gambar11 gambar12 gambar201

Kalo saya perhatikan, pagi itu biasanya masyarakat kota Serang memadati alun-alun kota, apalagi saat itu di alun2 sedang mengadakan hiburan dan pameran hari jadi provinsi Banten. Saat itu saya langsung melewati kerumunan masyarakat dan menuju alun2 kota Seran. dan seperti inilah suasana disana…….

gambar14 gambar15

Suasana pameran itu terlihat lebih lengang karena banyak orang yang lebih penasaran untuk melihat kedatangan mayat dari Imam Samudera. Sebagian masyarakat menganggap bahwa Imam Samudera adalah “mujahid” dan sebagai pahlawan kota Serang, mereka tidak menganggap seperti apa yang dituduhkan oleh pemerintah yaitu sebagai Teroris. Teriakan “Allahu Akbar” seakan membuat badan merinding.

Perlu kita cermati perkataan “Teroris” mungkin dulunya adalah sebutan pemberontak. Dan Perkataan Teroris ini pertama kali dilontarkan oleh Amerika terhadap kaum muslimin yang hendak menegakkan syari’at Islam. Sehingga sebutan teroris tak asing bagi kita. Ini hanyalah sebuah intimidasi dari negara yang merasa menguasai dunia. Karena mereka taku apabila ada negara yang mengatasnamakan Islam pasti semua kepentingan mereka akan tergoyahkan dan mungkin akan terkalahkan.

Yang menjadi pertanyaan apakah benar yang dilakukan oleh Imam Samudera sebagai tindakan seorang Mujahid ataukah mereka hanya korban dari fitnah yang sengaja menginginkan ummat islam menjadi tabu terhadap makna Jihad? Tentunya untuk mengetahui hal ini perlu mengkaji lebih jauh lagi apa dan bagaimana Jihad yang dicontohkan oleh Rosulullah sehingga Kita bisa menjadi Mujahid sejati. Bukan hanya percaya pada satu sumber saja hanya karena seorang profesor yang menjelaskannya. Seorang Kiayi pun atau Profesor kiayi pun kalo berada dalam doktrinasi dan intimidasi tak akan mungkin mau menjelaskan makna Jihad yang sebenarnya di depan umum apalagi ini ditayangkan di televisi. Jadi benarkah Imam Samudera CS adalah seorang Mujahid ataukah “Teroris”. silahkan ikuti terus kajian ini.

Wallahu ‘alam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: